Kabupaten Ponorogo Bakal Punya Rel Kereta Api, Kapan Dimulainya Pembangunan?

9 Maret 2024, 17:10 WIB
Ilustrasi Kereta Api, Kabarnya Ponorogo Bakal Reaktivasi Rel Kereta Api /kabar-priangan.com/DOK/

PonorogoNews.com - DPRD Kabupaten Ponorogo telah mengakomodasi reaktivasi rel kereta api di Ponorogo. Ini setelah disahkannya Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Ponorogo Tahun 2023-2043, beberapa waktu lalu.

"Jadi kebijakan di sektor pusat terhadap perkeretaapian sudah diakomodasi, program-program pusat yang harus ditindaklanjuti pemda," kata Agus Sugiarto, Kepala Bappeda Litbang Ponorogo, Kamis (7/3/2024).

Meskipun begitu, hingga saat ini belum ada tindak lanjut apakah reaktivasi rel bakalan segera direalisasikan. Pemda setempat tetap menunggu keputusan dari pusat.

Baca Juga: Operasional Bandara Dhoho Diharapkan Bisa Merubah Kediri Menjadi Menjadi Kota Industri Jasa

"Sampai saat ini masih belum, masih plan-nya saja. Untuk action tahapan tahun berapa belum ada kejelasan," lanjutnya.

Apalagi mengingat, ada empat alternatif dari kajian Dirjen Perkeretaapian Kemenhub yang dilakukan beberapa tahun lalu.

Keempat alternatif itu, yang pertama adalah eksisting atau mengaktifkan kembali rel-rel yang dulu. 

Kedua, jalur dari utara setelah Terminal Seloaji belok kanan sampai selatan menuju Stasiun Balong.

Baca Juga: Fakta-Fakta Menarik Monumen Reog dan Museum Ponorogo, Bakal Jadi Ikon Baru?

Ketiga, setelah Terminal Seloaji belok ke timur di jalur baru menuju Stasiun Balong. Keempat, akan diputus sampai Stasiun Balong saja dan tidak berlanjut ke Stasiun Slahung.

Sejarah Rel Kereta Api Ponorogo

Stasiun Jetis (JS) adalah sebuah stasiun kereta api nonaktif yang terletak di Jetis, Jetis, Ponorogo.

Stasiun ini berada dalam pengelolaan Kereta Api Indonesia Wilayah Aset VII Madiun dan berada pada ketinggian +103 meter.

Dibuka pada 1 November 1907 bersama dengan peresmian jalur kereta api Ponorogo–Balong sejauh 17 kilometer. Jalur ini kemudian diperpanjang hingga Slahung pada 1 Agustus 1922.

Baca Juga: Taksi Blue Bird Siap Layani Tujuan Khusus Menuju Bandara Dhoho Kediri, Tapi Izin Operasional Belum Keluar?

Pada 1983, Stasiun Jetis Dinonaktifkan bersamaan dengan penutupan jalur kereta api Ponorogo–Slahung pada 1983.

Awalnya Stasiun Jetis menjadi bagian dari proyek besar masa Kolonial yang ingin mengembangkan jalur lintas selatan.***

Editor: Wibbiassiddi

Tags

Terkini

Terpopuler